Data contoh, bukan data sungguhan. Belum ada satu pun dari empat belas layanan yang ditulis, jadi tidak ada yang dipanggil dan tidak ada yang disimpan. Peran yang dipilih hanya menentukan apa yang digambar, bukan apa yang diizinkan. Kewenangan ditegakkan token, PDP, dan RLS di server.

Pilih peran untuk sesi ini

Akun Anda punya 9 peran. Yang Anda pilih menentukan menu, kewenangan, dan irisan data sepanjang sesi. Berganti peran memulai sesi baru dan mengosongkan pilihan baris yang belum disimpan. Sebagian peran belum memperoleh satu pun kewenangan; keadaan itu ditulis pada kartunya, bukan disembunyikan.

Peran sesi

satu peran per sesi, bukan larik
Peran untuk sesi ini
Peran tidak diingat lintas tab. Berganti peran berarti sesi baru.

Artboard menulis "Peran terakhir diingat untuk sesi berikutnya". Itu tidak dilakukan di sini: mengingat peran lintas sesi menuntut simpanan yang bertahan, dan tanpa `svc-identity` simpanan itu hanya ada di peramban. Peran yang bertahan di peramban tanpa token yang menyertainya adalah janji kewenangan yang tidak ditopang apa pun.

Pertentangan yang baru sebagian diputuskan

Pemilih peran di Fase 5 mendaftar empat nama jabatan, bukan peran:

  • Analis Ekstensifikasi (Bidang Pendataan)
  • Petugas Penagihan (Bidang Penagihan)
  • Pelaksana Sekretariat (Sekretariat)
  • Auditor (Inspektorat)

Yang sudah dijawab. Pertanyaannya dahulu berbunyi: apakah nama jabatan adalah label tampilan di atas peran, atau memang ada peran yang belum masuk registry. ADR-026 menetapkan jabatan bukan peran, dan ADR-042 menjawab bahwa memang ada peran yang belum masuk registry — Petugas Penagihan kini punya rumahnya sendiri. Padanan jabatan ke peran karena itu naik dari satu menjadi dua.

Yang masih terbuka. Pelaksana Sekretariat tetap tidak punya padanan peran mana pun. Analis Ekstensifikasi tetap menyeberang dua peran sekaligus: artboard memberinya kemampuan menyunting objek, yang kini milik operator_pelayanan, sementara catatan perbaikan P0 menempatkan pengajuan pemisahan identitas pada peran yang kini bernama petugas_pemeriksa. Kedua nama itu berganti lewat ADR-042; yang tidak berganti adalah bahwa satu jabatan menunjuk dua peran. Tabel pembanding di artboard yang sama malah memakai tiga kolom yang berbeda lagi: Analis, Penagih, Kabid.

Artefak yang memetakan jabatan ke peran belum ada satu berkas pun, dan ADR-042 menuliskan sendiri bahwa ia tidak menjawabnya. Sampai artefak itu ditulis, layar ini tetap memakai peran kanonik dan menampilkan pertentangan yang tersisa, bukan menyatakannya selesai.

Kenapa peran dipilih di awal

Kalau peran bisa ditukar kapan saja di dalam aplikasi, jejak audit jadi sulit dibaca: satu rangkaian aksi bisa berpindah kewenangan di tengah jalan. Dengan memilih di awal sesi, setiap catatan audit terikat pada satu peran dan satu irisan data yang jelas. Indikator peran tetap tampil di kaki sidebar sepanjang sesi.

Kontrak token menegaskan hal yang sama: satu peran per sesi, bukan larik. Ganti peran berarti sesi baru.

Peran yang sengaja tidak ada di sini

5 nama
superadminTidak boleh membaca atau mengubah data pajak, dan aplikasi ini seluruhnya data pajak. Saling meniadakan dengan auditor. ADR-042 mengukuhkannya dengan kata "infrastruktur, bukan data pajak".
rtAlur RT ditunda sampai D-04 terjawab, dan tidak ada varian token yang dapat menerbitkannya. Memberikannya kepada seseorang hari ini tidak menghasilkan sesi apa pun.
wargaPortal warga produk terpisah, di luar BPPDRD Core. Tanpa akun persisten, tidak ada yang dapat dipilih di sini.
sistemActor mesin, bukan orang. Token sistem belum dapat diterbitkan sama sekali karena umurnya belum ditetapkan, jadi ia tidak punya sesi untuk dipilih.
rt_supervisorBerstatus menunggu bukti. Dilarang muncul di token maupun policy, jadi dilarang muncul di sini.

Kartu ini dihitung dari daftar peran di sebelah kiri, bukan ditulis tetap. Nama yang kelak ditambahkan ke pemilih peran hilang dari sini dengan sendirinya, alih-alih tetap berbunyi "sengaja tidak ada" sambil berdiri di sebelah kartunya.

Layar yang sudah ditulis

2 dari 28

Dua puluh enam layar lain di kerangka desain belum ditulis. Sidebar tetap menampilkan seluruh petanya, tetapi butir yang layarnya belum ada dirender sebagai teks yang tidak dapat difokus — menautkannya berarti membuat tautan mati, menghapusnya berbohong ke arah sebaliknya.